Mengejar Manta(n)

Salah satu spot di Kepulauan Derawan yang tidak boleh dilewatkan bagi kamu yang ke Derawan adalah Manta Point. Letak spot ini berada di area Pulau Sangalaki. Sesuai dengan namanya, kita akan menemukan Pari Manta di spot ini. Disinilah cerita mengenai mengejar manta(n)  bermula.

Benar. Tak lama saat boat kami memasuki area ini kami langsung disambut dengan bayangan hitam besar seperti seekor burung besar di bawah permukaan laut.  Wow, That’s Manta!

Belum selesai mengagumi ukurannya yang besar (padahal baru melihat dari atas boat, belum turun kebawah), saya coba melihat lebih jauh lagi dan tersadar bayangan hitam tersebut bukan hanya satu! Coba dihitung satu, dua, tiga, …… That’s the schooling of Manta Ray! Wow..

Namun pemandangan menakjubkan itu berlangsung sangat cepat, sekelompok Manta tersebut langsung hilang begitu saja.

Tapi tak berapa lama, mereka muncul kembali. Saking besarnya ukuran Manta tersebut, kedatangan mereka ke arah boat kami menimbulkan gelombang ombak diatas permukaan laut yang sebelumnya tenang. Seperti seekor hiu besar yang menghampiri boat kami.

Tak ingin momen ini hilang begitu saja, saya pun lekas bersiap-siap. Saking buru-burunya, takut mereka kembali menghilang, fin pun lupa dipakai. I jump from the boat! and directly go to deep, try to find them.

What?! Where are they?! I can’t find them!

Kesulitan menemukan Manta-Manta tersebut makin parah karena mata minus yang tak kunjung mendapatkan persetujuan dokter untuk mengenakan kacamata. Dan ditambah goggle yang berembun dan kemasukan air yang bikin mata sakit akibat buru-buru terjun. Argh!

Gerombolan Manta yang sebelumnya terlihat dari atas permukaan laut hilang sekejap. Semuanya hilang. Saya pun mencoba berenang kesana kemari mencari mereka. Melihat kebawah, melihat keatas permukaan berharap melihat gelombang ombak tanda gerombolan manta menghampiri, namun hasilnya nihil!

Now i know one of the reason why this beautiful creature called by a ghost fish..

Dengan sedikit kecewa, saya pun kembali naik keatas boat😦

Tapi tak lebih dari semenit sudah diatas boat, tiba-tiba sekelompok Manta tersebut datang kembali. What?!

Oke fix ini namanya dikerjain sama Manta!  So I decided not go down, it’s enough for me.

Beruntungnya ada salah satu participants yang tak menyerah, dia turun dan betapa beruntungnya ia gerombolan Manta tersebut terus berada disana sehingga ia bisa berenang bersama dan mengabadikannya dengan kameranya. Beruntungnya ia

Pelajaran Berharga dari Mengejar Manta(n)

Jadi ada kesimpulan pelajaran yang didapat oleh twobacpack dari momen ini. Dan ini sangat bermanfaat bagi kamu yang sedang MENGEJAR MANTA(n) atau baru akan MENGEJAR MANTA(n).

1) Ketika kamu memutuskan untuk MENGEJAR MANTA(n) mu untuk kembali, teguhkan niat kamu bahwa kamu tidak akan menyakiti Manta(n) tsb (lagi). Berjanjilah pada dirimu sendiri.

2) MENGEJAR MANTA(n) itu beresiko tinggi. Sama halnya dengan resiko besarnya presentase kegagalan menarik kembali Manta-n tersebut. Jadi pahami dulu resikonya dalam memutuskan untuk Mengejar Manta(n)

3) MENGEJAR MANTA(n) untuk kembali itu perlu energi ekstra dan tak gampang menyerah. Bukankah hal yang besar dan patut diperjuangkan tentu membutuhkan pengorbanan extra?

4) Kalau MENGEJAR MANTA(n) belum membuahkan hasil yang diinginkan, bersabarlah. Yakinlah kalau Kabar Sangat Baik akan didapatkan. Tetap mencari dan tetap berenang. Keep trying and keep praying. Hope God will change the Manta(n) heart, to come to you.

5) Manta(n) itu disebut juga ikan pari hantu. Kedatangannya tidak dapat diprediksi, kepergiannya juga tak dapat diprediksi. Jadi relakan dan ikhlaskan kalau memang Manta(n) itu masih tidak dapat melupakan apa yang kau perbuat di masa lalu dan memutuskan untuk tidak dapat lagi dengan mu

trl (30/11/2016)

*Ternyata setelah cek videocam, tanpa disadari Manta tersebut tertangkap kamera video. See? Tidak ada yang percuma dalam perjuangan, The result only have 2 options: VERY GOOD NEWS or GOOD NEWS. There are no BAD NEWS. So keep your spirit in chasing the Manta(n). Take a beer!

*Thanks to my friend, Tracy who send me that Manta Video. Berkat embel2 ‘Ini Manta(n) mu’ di kiriman video tersebut, akhirnya menghasilkan ide tulisan ini. Cheers sista! 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *