Gaya Bicara

GAYA BICARA

Ada yang banyak bicara, selalu menggunakan bahasa dan kata-kata penuh pesona.
Tapi ia lupa menyoal bagaimana implementasinya.

Ada pula yang lebih memilih irit bicara dan bekerja nyata.
Sayangnya ada yang menganggap itu hanya pencitraan belaka.

Ada yang selalu berbicara mengatasnamakan agama dan Engkau ya Tuhan Yang Maha Esa.
Namun dirinya sering lupa bagaimana kelakuannya.

Ada pula yang bicaranya blak-blakan tanpa berpikir matang.
Kini dirinya didakwa menistakan, dengan proses yang teramat panjang.

Ada yang selalu bicara menghujat kemana-mana.
Tapi ia lupa bercermin, dirinya seperti apa dan bagaimana.

Ada yang selalu mengeluh dan melenguh, menganggap dirinya korban.
Padahal ia mantan tentara dan punya badan segede gaban.

Ada yang enggan mengatakan keputusannya, padahal sangat ditunggu kabarnya.
Tapi tiba-tiba muncul bahwa ia telah menjatuhkan pilihannya.

Manusia.
Banyak bicara dan banyak gaya bicara.

(trl/9/2/2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *